MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • SUMSEL/
  • Datangi Bawaslu, Gubernur Jambi Al Haris Klarifikasi Dugaan Pelanggaran Pemilu
Datangi Bawaslu, Gubernur Jambi Al Haris Klarifikasi Dugaan Pelanggaran Pemilu

Datangi Bawaslu, Gubernur Jambi Al Haris Klarifikasi Dugaan Pelanggaran Pemilu

JAMBI, iNews.idGubernur Jambi Al Haris memenuhi panggilan Bawaslu untuk mengklarifikasi dugaan pelanggaran pemilu, Rabu (29/11/2023). Al Haris sebelumnya dilaporkan tim relawan Ganjar Pranowo-Mahfud MD terkait penyalahgunaan fasilitas negara.

“Saya datang ke Bawaslu terkait dengan laporan masyarakat terhadap pertemuan saya di Peranginan Rumah Dinas Gubernur Jambi,” ungkapnya di Bawaslu Jambi.

Menurutnya, pertemuan yang dilakukan itu untuk mengundang sahabatnya yang juga Wakil Ketua MPR, Yandri Susanto saat tiba di Jambi.

“Pagi itu saya minta beliau untuk minum pagi di tempat saya (Peranginan Rumdis Gubernur Jambi),” ungkap Al Haris yang juga Ketua MPP DPW PAN Provinsi Jambi.

Namun saat bersamaan, kata dia, ada juga Haji Bakri yang juga Ketua DPW PAN Provinsi Jambi dan anggota DPR RI Fraksi PAN. 

“Pertemuan itu murni sebagai pertemanan, saya masih pakai baju dinas dan akan kunjungan kerja ke daerah,” ujae Al Haris.

Gubernur menambahkan, ketika pertemuan ada yang memberitahu teman-teman ingin bertemu.

“Jadi saya berpikir sebagai gubernur tidak boleh menolak siapa pun jika ada yang mau bertemu saya,” ucapnya.

Al Haris menilai, sebagai seorang gubernur tentu boleh saja menerima siapa pun. Apalagi di waktu itu, dia merasa tidak dalam keadaan kampanye dan tidak memegang SK terkait tim kampanye.

“Pertama, saya tidak memegang SK kampanye. Kedua, belum masuk masa kampanye dan ketiga itu merupakan tamu-tamu daerah,” kata Al Haris.

Selaku Gubernur dan pejabat negara, katanya, Gubernur harus netral di atas masyarakat dan tidak boleh memihak.

“Kalau selaku anggota partai boleh-boleh saja, tetapi kalau mau ikut kampanye tetap harus ada cuti kampanye,” kata Al Haris.

Editor : Kastolani Marzuki

Follow Berita iNewsSumsel di Google News

Bagikan Artikel:

COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21